Passion atau Karir?

Passion, Kerja, Uang, Karir
Credit Foto : rencanamu.id

Apakah anda pernah merasa beberapa hal yang orang lain anggap rintangan tapi anda begitu mudah mengerjakannya? Misalnya, rela duduk berjam-jam menyelesaikan sebuah tulisan, atau rela bangun pagi-pagi untuk hanya sekedar jogging? Passion. Ya, dalam refleksi kehidupan ada kesadaran tentang apa yang selalu membuat anda termotivasi dalam menjalani aktivitas adalah berkat passion. 

Salah satu ciri-ciri passion adalah ketika anda melakukan sesuatu dengan sangat enjoy seperti tidak sedang bekerja. Tanpa passion anda tidak memiliki energi dan tanpa energi anda tidak berarti apa-apa. Begitu besarnya pengaruh passion dalam kehidupan kita. Termasuk juga mempengaruhi keputusan dalam memilih dan mengambil sebuah pekerjaan atau karir.

Motivator Louis Sastrawijaya dalam bukunya yg berjudul The Miracle of Working with Passion menyebutkan salah satu definisi passion adalah semangat melakukan sesuatu pekerjaan tanpa memikirkan hasil secara finansial. Lah? Masak iya? Hari gini? Tentu saja, masih ada orang-orang yg lebih mengutamakan passionnya daripada gaji yang mereka dapat. Artinya, ada orang yang mau bekerja dan memilih gaji yang standar-standar aja asalkan mereka kerja sesuai passion mereka. 

Passion, Kerja, Sukses, Pilihan
Credit Foto : behance.net

Beruntunglah anda yang sekarang sudah punya karir sesuai passion dan penghasilan yang anda dapat sudah melebihi dari apa yang anda standarkan. Lalu bagaimana dengan mereka yang saat ini berkarir  mengutamakan take home pay dan mengesampingkan dulu idealisme nya demi isi perut dan cicilan bulanan karena sepertinya penghasilan bidang passion yang dimiliki tidak akan mampu menutupi biaya-biaya itu semua? 

Untuk yang saat ini sedang berpikir suatu saat ingin keluar dari karir yang sekarang dan mengejar passion anda, beberapa hal berikut mungkin bisa menjadi pertimbangan :



Passion, Karir, Kerja, Uang
                                                            Credit Foto : kompasiana.com

1. Tentukan Prioritas 
Akan jauh lebih mudah mengambil keputusan ketika anda benar-benar jeli memikirkan skala prioritas dari kedua hal ini. Beberapa orang sangat membutuhkan uang, jadi pilihannya jelas. Tapi sebagian orang merasa gaji bukan hal utama yang mereka kejar dalam hidup. Jadi pastikan anda masuk golongan yang mana sehingga gampang memprioritaskan segalanya.

2. Lokasi
Lah, kenapa harus mempertimbangkan lokasi? Gaji dan tuntutan keuangan akan berubah drastis ketika anda pindah wilayah. Biaya hidup di Surabaya dengan Jakarta pasti berbeda, artinya ketika anda memilih di Jakarta secara tidak langsung akan memaksa anda untuk mendapat lebih banyak uang karena tingginya biaya hidup. Ini bisa anda jadikan salah satu pertimbangan saat memikirkan rencana anda ke depan.

3. Usia
Berapakah usia anda saat ini? Kalau anda masih golongan millenials,tentunya akan jauh lebih mudah menguji kemampuan dan ketrampilan anda. Sehingga anda akan gampang ikut program-program training yang sesuai dengan passion anda. Tapi untuk orang-orang yang sudah melewati masa kejayaannya, seharusnya sudah harus meletakan gaji di atas prioritas anda karena lebih penting mendapatkan kehidupan yang layak untuk keluarga anda daripada hanya mengejar passion.

4. Keluarga & Teman
Jangan lupa coba minta saran dari orang-orang terdekat anda, entah keluarga ataupun teman terdekat. 
Mendengarkan sudut pandang beberapa orang tidak ada salahnya, apalagi mereka adalah orang-orang yang sudah tau kepribadian anda. Tentunya input dan masukan dari mereka akan sangat dibutuhkan.

5. Insting
Setelah hal-hal di atas anda lakukan, sekarang kembali ke diri anda sendiri. Tanyakan sekali lagi, keputusan apa yang seharusnya anda ambil. Terkadang ketika merasa hal-hal logis tidak bisa menjawab apapun, waktunya kembali ke insting anda untuk mendapatkan signal apa yang harus anda lakukan dan pastikan anda mengikutinya.


Passion, Kerja, Karir, Uang
                                                               Credit Foto :quotefancy.com

Kalimat sakti pada gambar di atas  mungkin sudah ratusan kali anda dengar, tapi apa itu masih relevan dengan kehidupan anda sekarang? Bisa iya , bisa tidak tergantung berapa banyak variabel dalam hidup anda, yang pasti tiap orang sepertinya berbeda. 

Jadi silahkan dari sekarang, pikirkanlah hal-hal yang membuat anda happy dan puas. Jujurlah dengan diri sendiri dan anda akan belajar bagaimana membuat keseimbangan antara pertumbuhan karir dan perkembangan finansial anda. 





Referensi : cleverism.com, Louis Sastrawijaya-The Miracle of Working with Passion